Pemerintah Arab Saudi melarang warga negaranya melakukan umroh untuk sementara waktu menghindari wabah covid-19 menyebar ke negaranya
Pemerintah Arab Saudi melakukan larangan umroh bagi warga negaranya. Ini ditujukan untuk melindungi warga Arab Saudi dari terjangkitnya virus covid-19. Mengingat di negara dekat Arab Saudi telah ada yang terpapar virus covid-19.
Dikutip dari berbagai media televisi nasional (02/03/2020) di ketahui di Iran saat ini menjadi negara terbesar kedua setelah cina. Kita tahu Cina adalah negara awal virus covid-19 diketemukan. Di iran seorang pejabat wakil menteri urusan perempuan dikabarkan juga terjangkit covid-19. Ini bisa jadi membuat Saudi perlu antisipasi dini.
Umroh ke Arab Saudi bisa dilakukan oleh orang dari negara manapun. Sehingga membuat negara Saudi merasa melindungi warga negaranya. Melarang warga Asing umroh tidak etis, maka pemerintah Arab Saudi melarang warga negaranya melakukan umroh untuk sementara waktu.
Eko Harjono konjen RI di Jeddah Arab Saudi saat di liput salah satu media televisi nasional (02/03/2020) menjelaskan saat ini negara Arab Saudi berhenti menerbitkan bisa umroh untuk negara yang didalam warga negaranya terdapat virus korona, terdapat kasus virus korona termasuk juga Indonesia.
Indonesia walaupun termasuk kedua terbesar pemasok devisa negara Arab Saudi melalui pelaksanaan umroh Indonesia tetap kena kebijaksanaan pemerintah Arab Saudi, negara Arab Saudi akan terpukul mengingat devisa umroh pendapatan terbesar kedua setelah minyak. Namun Pemerintah Arab Saudi tetap melakukan perhentian penerbitan visa umroh untuk sejumlah negara walau belum diketemukan virus korona di Indonesia.
Eko Harjono menambahkan saat ini polisi Arab Saudi melakukan pemeriksaan KTP asal negara terhadap tamu yang datang juga di tes kesehatan. Dan bagi yang terlanjur datang melakukan umroh tetap diperbolehkan, namun untuk orang asing yang baru datang dipulangkan termasuk yang berasal dari Indonesia.
Garuda yang terbang sekarang berangkat dengan kosong tanpa penumpang dan kembali membawa pulang peserta umroh. Garuda hanya melakukan penjemputan tambahnya.
Pemerintah Arab Saudi melakukan pelarangan umroh ini untuk menghindari kontak langsung warga negaranya dengan peserta umroh dari negara lain. Penderita terpapar korona virus bisa lolos dari termoscanner yang dipasang di berbagai lokasi. Bagaimana pendapat anda dengan ini

Semoga Allah SWT memasukkan Indonesia negara yang dipermudahkan menghadapi korona, shg warga negaranya Indonesia bisa segera umroh
BalasHapusAamiin
Aamiin barokalloh bang. Dan umat islam di dunia juga dipermudahkan umroh
Hapus