Mesin pompa air sekarang banyak dibutuhkan keberadaannya, yaitu sebagai sarana pengadaan air bersih konsumsi rumah tangga
Saat ini musim hujan telah mulai berjalan setelah kemarau panjang dan membuat air mengalir lebih kencang dari sebelumnya
Dalam artikel ini ini akan membahas mesin pompa air yang kadang ngadap ataupun ngambek mengambil air dari sumur bor, dengan memfungsikan mesin pompa air. Banyak merek mesin pompa air namun masing-masing merk mempunyai kelebihan dan kekurangan. Walau hal ini ini tiap merek mengeluarkan varian masing-masing.
Sekian lama kemarau melanda daerah baik kota maupun desa. Air yang dulu kecil bahkan ada yang melakukan pendalaman sumur bornya supaya mesin pompa air bisa optimal mendapatkan air bersih.
Hal yang dialami yaitu air mengalir pelan walau hujan deras telah turun, yang mana logika bila hujan turun tentu di ikuti dengan naiknya mata air permukaan tanah dengan ditandai air mengalir lebih kencang dari sebelumnya.
Bila ditemui ternyata air masih kecil dan bila kran di buka pd uh air malah jatuh lagi alias ngomong tak bisa mengalir, ini kejadian yang bikin pusing. Berikut trik sederhana seperti pengalaman yang baru saya alami.
Berikut hal yang sebaiknya dilakukan bila mesin pompa air mengalami kendala air lama mengalir setelah mesin dinyalakan.
1. Cek dulu tabung air.
Cek kondisi tabung biasanya di atas mesin, bila airnya kosong copot dan isi air penuh, ingat mesin pompa air dimatikan dulu. Dalam melakukan ini setelah di cabut lalu di isi dan jangan lupa daratan tabung di beri soltit putih itu, sebaiknya dilebihin jangan secukupnya mengingat ini bila da rembesan air ini menandakan tabung tidak kedap air sehingga berpeluang saat dinyalakan air sulit naik dan berdampak air lama mengalir.2. Cek kran anda
Cek kran yang sudah aus atau tak normal itu hal sepele namun juga berdampak air tak mau naik satu mesin menjalankan tugasnya.
Bila kran rusak/aus dengan ditandai da rembesan air atau udara saat tertutup rapat berarti segera ganti dengan yang baru, tergantung varian yang di sukai.
3. Kran air keluar angin saat dinyalakan mesinnya
Ini hal yang baru saya alami namun setelah saya ganti yang baru, lalu saya pasang dengan diberi solutif dulu di alur drat sebagai perekat kedap air.
Bila telah terpasang kran baru coba main dinyalakan sebentar dengan posisi kran tertutup dan buka, saat terdengar bunyi angin keluar lalu tutup lagi. Itu pertanda mesin anda normal dan bisa di uka lagi saat air terdengar dadi dering suara air naik.
Saat pertama air mengalir buka kran seperempat dulu lalu ikuti daya normal air mengalir. Karena bila langsung di buka penuh air akan bisa jatuh lagi dan anda harus menunggu air naik lagi.
Kawan bila 3 (tiga) tadi belum solusi yaitu air tetap tidak bisa mengalir, coba setelah mesin di hidupkan lakukan kran dibuka, ada angin yang keluar pa tidak. Sebab setiap awal pompa dinyalakan akan angin yang keluar dulu, saat terjadi tak da angin keluar disi ini ada 2 kemungkinan, yaitu
1. Tsel atau tosen anda bermasalah, bisa jadi kedalaman air tak terjangkau kusen sehingga tak ada air yang tersedot, atau pertanyaan tosen rusak sehingga saat dinyalakan mesin nya airnya di pipa turun atau pipa bawah anda tak bisa menyimpan air.
2. Bisa jadi sambungan paralon anda ada yang retak sehingga hanya angin yang tersedot. Ya sulosinya mengganti sambung an yang baru.
Pemeriksaan pipa bawah ini melakukanya dengan membongkar/mencopot.
Yudiono
Pemerhati lingkungan
https://myadventyreblog.blogspot.com

Tidak ada komentar:
Posting Komentar